Pages

Kamis, 14 Mei 2015

TUGAS SOFTSKILL, CERPEN : TEMA MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB

TUGAS SOFTSKILL BENTUK : CERPENTEMA : MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB (TANGGUNGJAWAB MENJAGA MARTABAT SEBAGAI SEORANG PEMUDA MUSLIM)
“ WANITA BUKANLAH PENGGODA ATAU BUKAN UNTUK DIGODA “

“ WANITA BUKANLAH PENGGODA ATAU BUKAN UNTUK DIGODA “
Oleh : Geraldy Adjie Pratama
Suara adzan Subuh yang keras dan merdu oleh seorang muadzin di sebuah masjid dekat rumah menjadi alarm bangunku pagi ini, lantas segera ku bersiap-siap diri untuk menjalankan kewajibanku sebagai Muslim dan Umat Rosulullah Shalallahuu’alaihiwassalam. Dengan membaca Basmallah dan semangat yang bergelora menjadi bekalku untuk mengawali hari ini, berharap untuk bisa menjadi seorang yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Di akhir-akhir bulan seperti inilah masa-masa kritis seorang mahasiswa dimulai, tak peduli uang menipis, sarapan dengan roti kismis padahal nyatanya hanyalah sebuah kue bekas sisa konsumsi yang di dapat seminar kemarin yang sengaja disisakan untuk sarapan hari ini. begitulah mirisnya kehidupan Mahasiswa di balik sosok tegarnya dan kritis pemikirannya yang ternyata kritis juga kehidupannya serba pas-pasan, akan tetapi tetap di jalani dengan senyuman dan hati yang miris.
Pukul 6 pagi ku niatkan untuk berangkat ke kampus tercinta yang berada di daerah Depok, dengan basmallah ku tancapkan gas motor dengan pelan-pelan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan Alhamdulillah sampailah aku di Kampus tercinta dengan waktu perjalanan yang cukup lama, 45 menit kira lamanya jika keadaan jalan menuju kampus sedang bersahabat dengan mahasiswa seperti aku ini. Melihat waktu yang masih pagi dan kelas yang masih sepi aku mencoba untuk menyibukkan diri dengan membaca berita-berita terbaru dengan gadget yang ku miliki. Hingga datanglah teman-temanku satu demi satu dengan membawa sarapan paginya, yang sontak aku pun langsung melirih perutku yang masih berkicau layaknya suara burung bangau yang sedang sakit tenggorokan. Karna perutku yang tak henti-hentinya berkicau, akhirnya ku memutuskan untuk mencari sarapan yang ternyata tak cukup kue sisa kemarin. Melihat tukang bubur di samping kampus membuat aku memutuskan untuk memilih bubur ayam menjadi sarapanku pagi ini, tapi ketika di hampiri ternyata ada seorang akhwat dengan hijabnya yang modis sedang sendirian menikmati sarapan buburnya. Tapi tanpa memperdulikan sosok akhwat itu, ku laksanakan niatku untuk membeli bubur guna mengobati kicauan suara perutku.
ME : “Bang, beli buburnya satu porsi ya”.
Tukang Bubur : ”oke, sabar ya mas. Mau di bungkus atau makan sini mas?”.
ME : ”bungkus aja lah bang”.
Tukang Bubur : “gak makan sini aja mas? Sekalian temenin mba itu yang sendirian, rejeki jangan di tolak mas”
ME : “ haha abang ini kata-katanya manis sekali dalam mengajak, gak bang, saya pilih di bungkus saja”
Tukang Bubur : “loh kenapa mas? Gak berani? Atau malu?”.
“haha bukan gak berani atau malu yang jadi masalah bang”.
Tukang Bubur : “terus apa mas?”
ME : “Seorang wanita yang baik apabila ia disuruh pilih antara digoda atau tidak digoda pastilah ia lebih memilih untuk tidak digoda bang, dan wanita bukanlah Penggoda atau bukan untuk digoda bang. Dengan saya melihat mba ini yang menggunakan hijabnya meskipun belum syar’I yang masih memperlihatkan kecantikannya yang seharusnya ia jaga dan tutupi tapi aku sudah mengira kalau mba ini adalah muslimah yang baik bang dan bukan wanita penggoda, dan juga karna saya ingin menjadi pemuda muslim yang baik, saya juga tidak ingin menggoda mba ini karna wanita bukanlah untuk digoda bang.”
Tukang Bubur : “lah jadi ceramah mas ini, saya tawarin surga dunia malah gak mau?”
ME : “haha abang ini mana ada surga dunia? Dunia itu hanya tempat ladang bercocok amal untuk akhirat bang”.
Tukang Bubur : “yaudah terserah mas saja lah, ini buburnya”.
ME : “haha jangan ngambek gitu dong bang, makasih ya bang buburnya dan ini uangnya”
Tukang Bubur : “oke mas, sama-sama.. ehh tunggu dulu mas, uangnya kurang seribu mas.”
Me : “haha ngutang dulu ya bang. Boleh?”
Tukang Bubur : “alah pantes tadi gak mau deketin cewek, bilang aja kere”
ME : “haha bercanda bang, seribunya saya sengaja tinggal di bawah mangkok milik abang, coba dilihat. Saya takut terhadap hutang bang. Oke makasih ya bang, semoga berkah jualanya. Semoga cepet bisa naik haji”
Tukang Bubur : “oalah mas, aamiin.. oke mas, makasih ya”.

TUGAS SOFTSKILL, CERPEN : TEMA : MANUSIA DAN KEADILAN

TUGAS SOFTSKILL 
TEMA : MANUSIA DAN KEADILAN
BENTUK : PUISI
JUDUL : SUARA LIRIH JIWA TAK BERDOSA

MELIHAT SAUDARAKU JAUH DI TIMUR SANA..
BERBAYANG TANGISAN LIRIH PENDERITAANNYA..
SUARA GEMURUH..
HATI BERGETAR..
RASA LAPAR YANG TAK TERTAHAN..
AIR MATA BERBUIH..
JERITAN ALAM TELAH MENJADI TANDA

TANGISAN JIWA TAK BERDOSA
HILANG SANAK KELUARGA
RUNTUH TEMPAT BERLINDUNG
MENGIRIS HATI INI BAGAI PEDANG YANG TELAH TERHUNUS

MAAF.. MAAF SAUDARA-SAUDARIKU
MAAF KETERBEDAYAAN DIRI INI..
YANG TAK BISA MENJADI PELINDUNGMU
DI GARIS DEPAN HIDUPMU..

LANTUNAN DOA DAN SEDIKIT HARTA
HANYA ITU YANG KU BISA LAKUKAN..
TAK TERBATAS DOAKU UNTUKMU
WAHAI JIWA TAK BERDOSA

Minggu, 19 April 2015

TUGAS SOFTSKILL ,CERPEN : ( Manusia dan Kebudayaan) Kebudayaan : Kebudayaan hormat kepada orang tua

TUGAS SOFTSKILL ( Manusia dan Kebudayaan)
Kebudayaan : Kebudayaan hormat kepada orang tua
Ditulis oleh : Geraldy Adjie Pratama
Pada Tanggal      : 19 April 2015
CERPEN : “ IBU AKU MALU..”
Pencapaian terbesar untuk orang tua adalah merawat dan menjaga anaknya hingga tumbuh dewasa dan memiliki keluarga kembali. Pengharapan seorang ibu yang dimulai saat ia mengetahui bahwa dirinya kini sedang mengandung buah hati, amanah Illahi untuknya ia rela dan siap menjaganya selama 9 bulan lamanya. Hari demi hari penantian, harapan, kasih sayang, dan ketulusan itu selalu bertambah dan tersimpan dalam memory keindahan dalam ingatan seorang ibu meskipun tak sedikit pula kesakitan yang dialaminya. Karna teramat besar kasih dan sayangnya, seketika kesakitan itu berubah menjadi kenikmatan yang teramat nikmat yang dirasakannya.
                Akhirnya Kebahagiaan yang dinanti telah hadir di bumi ini, alangkah bahagianya dikala itu meskipun dilanda rasa sakit begitu luarbiasa yang dirasakannya. Akantetapi tetaplah selalu terlukis senyuman di wajah cantiknya setelah nyawanya menjadi taruhannya untuk menghadirkan buah hatinya yang teramat  dicintainya.  Suara tangisan kala itu menjadi suara penghibur terindah dimasa hidupnya, tak ada yang ingin ia lakukan saat itu kecuali memastikan buah hatinya dalam keadaan baik-baik saja. Dekapan kasih sayangpun ia siap langsung memberikannya agar sang buah hati merasa nyaman disampingnya. Meneteslah air matanya dan didalam hatinya berkata “ Ya Allah, ini adalah nikmat-Mu yang telah kau titipkan untukku, dan akan ku jaga dan rawat ia untuk selalu mencintai-Mu” .
                Proses tumbuh kembang sang buah hati menjadi pemandangan dan hiburan yang teramat mahal yang diberikan untuknya. Mulai dari sang buah hati yang hanya bisa tidur dan minum ASI, saat ia mulai bisa tidur tengkurap, saat ia mulai bisa duduk dan merangkak, saat ia mulai bisa berdiri lalu jatuh kembali, hingga saat ia bisa berjalan menghampiri ibunya dengan manjannya yang berharap mendapatkan pelukan kehangatan dari ibunya. Memory yang teramat indah menjadi kenangan yang tak terlupakan untuknya, kebahagiaan yang teramat besar menjadi kenikmatan yang selalu disyukurinya. Puncak kebahagiaan yang dialaminya hingga tak kuasa ia bendung airmatanya adalah ketika ia mendengar dari mulut yang kecil dan imutnya sang buah hatinya dengan ucapan “IBU”. Hingga ia yakini bahwa tidak ada yang lebih bahagia yang ia rasakan kecuali menjadi seorang “Ibu”.
                Tumbuh kembang sang buah hati kini menjak pada masa balita, asupan makanannya kini harus menjadi hal yang menjadi prioritas untuknya agar sang buah hati selalu dalam keadaan sehat ketika ia bermain dengan temannya. Ditambah asupan vitamin yang harus ia sediakan haruslah menjadi faktor penting guna tumbuh kembang sang buat hati yang teramat dicintainya. Tak hanya itu, kini kebutuhan lain dari sang buah hatinya menjadi perhatian untuknya agar sang buah hati bisa memiliki teman yang banyak, sehingga ia ajarkan kepada sang buah hatinya bagaimana cara bersosial dan berteman yang baik dengan lembut dan kasih sayangnya.
                Masa Remaja adalah proses yang menjadi penentu masa dewasanya, maka dari itu ia tempatkan anaknya didalam sekolah yang terbaik guna menumbuhkan akhlak yang terpuji di dalam sang buah hatinya. Saat masa remaja inilah yang menjadi hal yang menakutkan baginya, ia mengetahui kini sang buah hati telah tak bisa selalu bersama dengan dirinya. Lukisan wajah sang buah hati dikala sedih, senang,dan tawa yang telah lama sudah menjadi hiburan dan pemandangan indahnya kini mulai berkurang. Akantetapi demi kebaikan anaknya ia harus menguatkan diri untuk menjadi sosok ibu yang tangguh dan kuat.
Masa remajanya telah terlewati, kini saatnya ia memasuki masa baru yaitu masa dewasa. Kebanggan dan kebahagiaan teramat luarbiasa ia bisa menyaksikan sang buah hatinya yang dulu berada di dekapan dan pelukannya kini telah menjadi seseorang yang telah dewasa. Akantetapi mengapa kini sikapnya mulai berubah,  sikap sang buah hati yang  diperlihatkan kini menyulitkannya untuk mengenal buah hatinya yang dari dahulu hingga sekarang teramat dicintainya. Sang suami setahun lalu yang meninggalkannya lebih dahulu untuk menghadap Allah adalah awal perubahan sikap sang buah hatinya, karna keadaan kami berubah 180 derajat, hidup dengan serba pas-pasan menjadi hal yang teramat dibenci oleh sang buah hatinya. Melihat anaknya yang tidak ingin berada dalam keadaan yang sederhana karna kebutuhan-kebutuhannya menjadi sulit untuk terpenuhi, akhirnya ia rela berkerja dengan keadaan yang sudah renta untuk berkerja apapun yang ia bisa kerjakan. Dari matahari belum menampakkan tubuhnya hingga  matahari telah terbenam ia rela melakukan apa saja guna memenuhi kebutuhan hidupnya, hingga sampailah terjadi percakapan yang tak kuat ia terima dari lisan sang buah hatinya
IBU                                          : “nak, ini makan malamnya. Maaf ibu hanya bisa menghidangan ini yang bisa ibu siapkan untukmu”.
SANG BUAH HATI            : “makanan tempe dan tahu aja terus bu, lama-lama kulitku menjadi bintik-bintik makan tempe dan tahu setiap hari, mengapa keadaan kita seperti ini sih bu? Apa kita tak bisa seperti keadaan yang dulu? “.
IBU                                         : “nak, syukurilah nikmat yang Allah berikan kepada kita, ibu akan bekerja lebih keras lagi untuk beli makanan yang kamu inginkan ya”.
SANG BUAH HATI            : “Selalu seperti itu yang ibu ucapkan, apa ibu tidak ada kata-kata selain itu? Aku ini telah dewasa bu, teman yang seusiaku selalu makan dengan makanan yang lezat, setiap kali ku diajak mereka ke mall, hanya aku seorang yang tidak bisa beli apa-apa dan hanya bisa menelan ludah ketika ku melihat makanan dan barang yang aku inginkan. Apa ibu tidak mengerti aku? Kapan ibu ingin mengerti aku? Ibu hanya selalu menyuruhku sabar dan syukur, sampai kapan bu aku harus sabar dan syukur?”.
IBU                                         : “ Ibu mengerti keadaanmu nak, baik ibu janji akan penuhi kebutuhan kamu secepatnya ya “.
SANG BUAH HATI            : “bohong , ibu selalu berkata seperti itu. Aku Malu ibu.. Aku malu dengan keadaan kita. Aku ingin pergi ke Jakarta, supaya hidupku lebih baik dari sekarang. Ibu jaga diri baik-baik.”
IBU                                         : “ Jangan pergi nak, Ibu tak ingin kehilangan kedua kalinya orang yang teramat ibu cintai, ibu tak ingin sendiri nak.. jangan biarkan ibu sendiri nak.”
SANG BUAH HATI            : “ minggir ibu, jangan halangi aku untuk pergi, keputusanku sudah bulat untuk pergi, jangan coba untuk menghalangi jalanku”.

Dengan berat hatipun ia menerima kepergian anaknya dengan memberikan seluruh tabungannya
kepada anaknya untuk bekal perjalanan sang buah hatinya yang teramat dicintainya.

Perjalanan sang buah hatipun di mulai dengan mendatangi stasiun bus daerahnya. setelah ia sampai dan duduk menunggu kedatangan bus yang ingin ia tumpanginya , saat itu ia melihat suatu kejadian yang menyadarkan kesalahan atas sikap dirinya kepada ibunya. Ia melihat seorang anak yang sedang bermain bola di depannya dan bolanya pun terjatuh ke jalanan yang menjadi tempat pemberhentian bus di stasiunnya, melihat kejadian itu ia pun lansung sontak berteriak agar supir bus yang sedang melaju agar berhenti, lantas ibu dari anak tersebut kaget dan berusaha menyelamatkan anaknya yang sedang terancam bahaya. Tanpa ragu sang ibu pun memeluk anaknya dengan erat dan membiarkan posisinya dan merelakan dirinya untuk tertabrak bus, hingga akhirnya sang ibu itupun tertabrak dan meninggal seketika, akan tetapi anaknya yang dipeluk selamat akibat dekapan sang ibunya yang teramat kuat sehingga anaknyapun mengalami luka sedikit saja. Melihat kejadian itu, lantas ia teringat ibunya dan pergi kembali kepada ibunya dengan perasaaan yang teramat bersalah karna telah meninggalkan ibunya seorang.

Saat bertemu ibunya akhirnya iapun meminta maaf dengan bersujud memohon maaf dan ampun
Kepada ibunya dan berjanji untuk menjadi anak yang berbakti untuk ibunya.

Kawan lihatlah bagaimana kisah ini menyadarkan kita bahwa seberapa besar peran seorang ibu kepada kita, lalu apakah kamu lebih memilih pasanganmu kini yang baru kamu kenal hanya 2 minggu lewat sosmed yang kamu miliki dibanding ibumu yang telah mengenal dan mencintaimu sejak kamu berada diperutnya, kamu dijaga,dirawat, disapi oleh ASInya selama 2 tahun. Lalu apa yang kamu beri untuk malaikat duniamu itu? Celakalah kita jika kita tidak mendapatkan ridha orang tua kita.

Semoga kita termasuk golongan anak yang sholeh/ah yang berbakti kepada orangtua kita,
Dan mendapati Jannah-Nya Allah dan bertemu kembali dengan orang tua kita.
aamiin allahumma aamiin.. Semoga bermanfaat, mohon kritikan dan komennya ya :) mksh.



Kamis, 16 April 2015

Tugas Softskill (Cerpen bertema MANUSIA DAN KEINDAHAN)

Ku Takut Cintaku Untukmu Terbagi Untuknya

Di tulis oleh : Geraldy Adjie Pratama
Pada Tanggal : 14 April 2015

Hari yang dinanti lama akhirnya telah tiba, Matahari yang telah tampak sinarnya dengan menampakkan tubuhnya di bagian Timur menjadi awal kebahagiaanku hari ini. Embun yang dingin serta putih menjadi pelengkap perasaan yang kini ku alami disertai dengan suara-suara burung yang indah. Masyaallah Maha besar Kekuasaan Allah. 

Hari ini adalah Hari Wisudaku dimana 4 tahun telah ku korbankan raga dan fikiranku yang telah terisolir dengan tugas, ujian, tugas dan ujian. Alhamdulillah ku panjatkan syukurku kepada Allah pada sujudku dalam shalat tahajud yang ku rendahkan diriku serendah-rendahnya atas semua yang Allah berikan kepadaku tentunya aku tidak akan bisa meraih ini kecuali mendapatkan pertolongan Allah

Pagi- Pagi kami pun sekeluarga segera berangkat menuju salah satu gedung di Jakarta yang begitu megahnya. Senyum yang terlukis di wajah orangtuaku tak bisa ku gambarkan bagaimana bahagianya melihat anaknya telah mencapai puncak pengorbanannya. Alhamdulillah ku terpilih menjadi wisudawan terbaik seangkatanku dengan prestasi-prestasi yang ku raih. Ku tau bahwa lulusnya diriku adalah terbukanya gerbang dunia yang sesungguhnya, bagaimana ku bersaing dengan wisudawan terbaik lainnya untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.

Alhamdulillah tak lama setelah ku lulus, ku bisa bekerja di salah satu perusahaan asing ternama di Jakarta. Tak henti-hentinya Allah memberi kenikmatan kepadaku. Rasa syukurku tak henti-hentinya selalu ku panjatkan untuk-Nya. 

2 Tahun ku bekerja, Alhamdulillah ku sudah mendapatkan posisi yang baik di perusahaan Asing itu, hingga ku sekarang berada dalam keadaan yang berkecukupan. Setelah Pulang kerja dan tibanya di rumah, ibuku memanggilku dengan penuh kelembutan dan rasa sayangnya yang tak pernah pudar kepadaku, doanya yang selalu tertulis dan terlisan untuk anaknya yang jarang sekali berbakti untuknya. Disinilah terjadi dialog luarbiasa yang menggentarkan hatiku.

Ibu : "Nak, Kemarilah sebentar ibu ingin berbicara denganmu"
Aku : " Baik bu, ada apa ibu? Ibu sakit? Ada yang Ibu ingin minta dariku?"
Ibu : " Nak, alhamdulillah ibu sehat, ibu tak ingin meminta apa-apa darimu, hanya ibu berharap sesuatu terhadapmu nak."
Aku : " Apa itu ibu? Ceritakan kepadaku Harapan apa yang Ibu inginkan dari diriku yang belum ku penuhi."
Ibu : " Nak usiamu kini memasuki dewasa, kamu sudah berkecukupan, kamu sudah siap untuk menikah, lalu apa yang menjadi penghambat untukmu segera menikah nak? Ibu kini sudah tua, tak ada yang ingin ibu inginkan kecuali hanya menggendong seorang cucu dari dirimu, carilah kebahagiaanmu nak. Ibu selalu mendoakan untukmu." 
Aku : " Ibu... mendengar permintaanmu itu membuat ku sedih dan menangis."
Ibu : " apa yang membuatmu menangis nak?"
Aku : " Ibu.. saat ku kecil, Ibu selalu memikirkan bagaimana cara mendidikku dengan baik. Ibu selalu memikirkan bagaimana ku bisa bahagia. Ketika ku Remaja Ibu selalu menjadi tempat berkeluh kesahku, tempat dimana pengubah wajah muramku menjadi senyum bahagia. Ketika ku dewasa seperti sekarang ini, dimana ku telah meraih keberhasilan dunia yang ingin sekali dengan ini ku bisa membahagiakanmu dengan apa yang telah ku raih, ibu masih memikirkan kebahagiaanku, Ibu masih menyuruhku untuk menemukan kebahagiaanku. Ibu, bila di bandingkan pengorbananmu dengan darahku yang ku korbankan untukmu sungguh tak ada bandingannya bagaimana pengorbananmu terhadapku ibu."
Ibu : " Nak, ketahuilah aku ini ibumu, sosok seorang ibu memang selalu berusaha menjadi tempat terbaik untuk anaknya. Dan ketahuilah nak, Ibumu ini sudah Bahagia teramat bahagia semenjak engkau berada di perutku."
Aku: " Ibu , ku sangat mencintaimu ibu." (Sambil ku peluk ibu dengan penuh cinta)
Aku : " Ibu, atas permintaanmu itu, ada yang ku takutkan ibu. Aku Takut Cintaku Untukmu Terbagi Untuk Istriku nanti. Karna ku tau sumber surgaku masih tetaplah di telapak kakimu."
Ibu : " Jangan kau takutkan nak, jika memang itu terjadi. Ku sudah mengikhlaskan apa yang telah ku beri kepadamu, ku hanya berharap semoga Allah yang membalas dengan memberiku Surga-Nya."
Aku : " Ibu, baiklah akan ku penuhi perintah dan keinginanmu. Tapi ku mohon ibu, Carikanlah aku calon Istri sesuai dengan pilihanmu. Semoga dengan ku mencintai pilihanmu rasa baktiku kepadamu tak pernah terhenti. Aku Hanya mengajukan 1 syarat untuknya, jika ia menyetujuinya akan ku nikahkan dia siapapun orangnya. 
Ibu : " apa syarat itu nak?"
Aku : " Syarat itu adalah Ia rela dan Ikhlas untuk ku terus berbakti kepada ibu hingga akhir hayatku dengan perasaanku yang lebih untukmu ibu dibandingkan perasaanku untuknya."
Menangislah Airmata ibu ku dihadapanku dengan rasa harupun ku ikut menangis tersedu-sedu dengan airmata yang tumpah di mataku.

Lihatlah bagaimana keindahan hubungan antara seorang anak dan orang tuanya. 
Ketahuilah sahabat. Bahwa Surga bagi Laki-laki adalah berada di keridhaan orangtua, sedangkan Surga bagi Perempuan adalah berada di keridhaan Suami ketika ia sudah menikah. Raihlah Kebahagiaanmu Menuju Surga-Nya Allah. Semoga kita bertemu di Jannah Nya Allah.

Semoga Bermanfaat.. Sayangi orang tuamu ya :)

Selasa, 24 Maret 2015

Rabu, 04 Maret 2015

Menambah HAFALAN Bukan MENGGANTI Hafalan (TIPS UNTUK SEORANG HAFIDZ QUR’AN PEMULA)

Assalamu’alaikum bro and sista, apa kabar hari ini? Are you OKE Or K.O? Semoga Allah memberikan Kesehatan dan Keselamatan pada mas bro dan mba sista ini, yang sedang sakit semoga Allah mengangkat penyakitnya, yang sedang sehat semoga Allah menggerakkan hatinya untuk melakukan hal-hal positif yang luar biasa, Aamiin. Semoga Penulis juga demikian jadi semakin bertakwa, kece, smart dan cepet dapet jodoh.. Loh? Hehe.. bercanda-bercanda. Belum ngehasilin apa-apa ke orang tua saja sudah ngomongin jodoh, malu sama Allah dan Rasul !.


Oke KEMBALI KE LE…SEHAN, :D. oke mas bro dan mba sista.. karna ambo (biar diakuin orang padang, meskipun cuma bisa bilang AMBO doang) ini sudah kangen berat tidak mencoba untuk berbagi kebaikan dan mecegah keburukan lagi(Amar Ma’ruf Nahi Munkar) maka abang coba kembali berbagi kebaikan untuk mas bro dan mba sista yang kece dan beriman. Semoga Allah meridhai. Aamiin

Seperti yang tertera di judul ini “MENAMBAH Hafalan Bukan MENGGANTI Hafalan” ini kondisi yang sering terjadi bagi kita sebagai pemula yang berniat untuk menjadi seorang Hafidz Qur’an, setelah mendapatkan ilmu dan berteman sama orang-orang yang memiliki hafalan Qur’an yang banyak akhirnya termotivasi, semangat, dan ingin sekali untuk mengikuti jejak para penghafal Qur’an. Ya gak? Hayo ngaku? Hayo JUJUR? Ngaku gak? JUJUR gak? Ente yang BEGAL Motor ane kemarin kan? Loh? Loh? Hehe #kidding.


Nah gini mas Bro dan mba Sista, keadaan seperti inilah yang menjadi penyakit yang jarang sekali seseorang bisa menyembuhkan dirinya sendiri dan berhasil sukses menjadi seorang Hafidz Qur’an(termasuk ambo). Ketika sudah selesai menghafal tertentu, awalnya semangat untuk mengulang-ulang. Tapi kemudian berhenti dan tidak mengulang-ulang lagi, akhirnya hafalan surat tersebut hilang. Saat semangat lagi, dia menghafal surat yang lain hingga hafal, lalu terhenti juga dan tidak diulang-ulang lagi dan, dan hilang lagi. Semangat lagi, hafalan surat lain lagi, terhenti lagi, hilang lagi. Terus aja seperti itu sampe nenek-nenek bisa pushup 1000 kali dan kakek-kakek koprol 50 KM juga gak tercapai-capai tuh cita-citanya untuk menjadi seorang Hafidz Qur’an.Maka dari itu mas bro dan mba sista, sepatutnya kita harus tau nih tentang kiat-kiat menjadi seorang hafidz Qur’an sebagai orang kece, smart, dan bertakwa. Mau tau kan? Gak? Oh oke. Sekian dari saya Wassalamualaikum #ceritanya ngambek :D. kidding :D

1. Kita harus punya Pondasi dalam Menghafal Qur’an,caranya adalah mengetahui Keutamaan dan Alasan yang kuat untuk menjadi seorang Hafidz Qur’an. Nah menurut buku luar biasa yang ambo baca “agar sehafal Al-Fatihah” disini dijelaskan berbagai keutamaan yang terdapat seorang PENGHAFAL QUR’AN. Nah Keutamaannya antara lain :

a.      Penghafal Al-Qur’an adalah mengemban tugas Allah dan orang-orang pilihan-Nya.
Masyaallah, merinding gak tuh bacanya? Gak? Lembar batu juga nih #Kejam. :D. oke nih mas bro dan mba sista, Jelasnya sesungguhnya penghafal Al-Qur’an  adalah pengemban amanah Allah dalam penjagaan Al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman :“Kemudian kitab (Al-Qur’a) itu kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami.. (QS. FATHIR : 32).Dan Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. BUKHARI).

b.      Ahlul Qur’an adalah keluarga Allah dan orang-orang special-Nya,Masyaallah, lebih-lebih lagi nih ngebuat ambo meneteskan airmata harapan (bukan karna nonton GGS ya). Manusia beriman mana yang di hatinya telah ada kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, yang tertanam aqidah yang haq dan sempurna untuk beriman kepada Allah dan Rasul-Nya yang tidak menginginkan untuk di akui sebagai keluarga oleh Allah Ta’Ala.  Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
“Allah memiliki keluarga dari manusia.” Sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, iapakah mereka?” Rasulullah menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya”. (HR, AHMAD DAN IBNU MAJAH).Lahaula walaquwwata illa billah, semoga kita termasuk pada golongan tersebut. Aamiin allahumma aamiin.. J wahai saudara/i-ku bagaimana kita bisa bangga bisa menjadi bagian keluarga dari orang-orang terkaya, terpopuler baik kalangan artis maupun rakyat biasa, sedangkan kita tidak menginginkan untuk menjadi bagian kelurga Pencipta kita Allah Ta’Ala. Menangislah kita, Ratapi diri kita, Apa yang sesungguhnya kita cari di dunia ini kecuali Keridhaan-Nya agar mendapatkan kenikmatan yang tidak aka nada habisnya yaitu Surga (Jannah Allah). Masyaallah.


c.       Ahli Qur’an akan Naik ke Surga yang TertinggiLailahaillah, seperti pengharapan tertinggi, cita-cita tertinggi yang telah tampak didepan mata, tapi keangkuhan diri menjadi penghambat untuk meraihnya. Abdullah bin Amr ra. Meriwayatkan dari Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Dikatakan kepada orang yang hafal Qur’an (Pada hari kiamat), ‘bacalah dan naiklah dan tartikanlah sebagaimana engkau mentartilkannya di dunia. Kedudukanmu adalah di akhir ayat yang engkau baca.” ( HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud).

d.      Ahli Qur’an dan Kedua Orang Tuanya Mendapat Mahkota Kemuliaan di Hari KiamatKemuliaan penghafal Qur’an tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri saja, tetapi juga kedua orang tuanya. Diriwayatkan dari Mu’adz bin Anas ra. Bahwa Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya, maka Allah memakai mahkota kepada kedua orang tuanya di hari kiamat. Sinarnya lebih terang daripada sinar matahari di rumah-rumah dunia, lalu bagaimana dengan yang mengamalkan ini? (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)Ayo mas bro dan mba sista, kita kasih hadiah terbaik untuk kedua orangtua kita di akhirat nanti, semoga Allah meridhai langkah kita. Aamiin J

e.       Penghafal Al-Qur’an Bersama pada Malaikat yang Mulia dan TaatDiriwatkan dari Aisyah Radhiaallahuanha dari Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam, beliau bersabda :
“Orang yang pandai(membaca dan menghafal) Al-Qur’an, maka (nanti di akhirat akan dikumpulkan) bersama para malaikat yang mulia, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan dia terbata-bata karenanya serta kesusahan maka baginya dua pahala, (HR. Bukhari dan Muslim).Jadi jangan salah sangka ya mas bro dan mba sista, jangan mengira lebih baik terbata-bata karena dapat dua pahala. Padahal yang hafal atau dalam hadits lain yang mahir Al-Qur’an sudah bersama para malaikat dan tidak pakai hitungan lagi.f.       . Rasulullah Memuliakan penghafal Al-Qur’an Walaupun sudah menjadi MayatLuar biasa gak tuh mas bro dan mba sista? Pernah denger cerita perang Uhud? Yang menewaskan banyak sahabat-sahabat Rasulullah shalaallahu ‘alaihi wassalam yang di haruskan di makamkan 2 sahabat pada 1 lobang kubur,  maka yang di dahulukan adalah orang yang hafal Al-Qur’annya lebih banyak. Jadi yuk menjadi orang yang Mulia J

g.       Rasulullah Memerintahkan Kaum Muslimin Memuliakan Penghafal Al-Qur’anTuh gimana gak hebat coba? Udah di muliakan oleh Allah, Rasul, kaum muslimin, hadiah Jannah tanpa hisab, bersama malaikat, menjadi keluarga Allah. Ya Allah mudahkanlah kami untuk meraih semua itu  aamiin…


Dan pesen dari penulis buku yang ambo baca, “lebih baik Menghafal Al-Qur’an tetapi tidak ikhlas, daripada tidak menghafal karena Takut tidak Ikhlas”.Semoga Bermanfaat untuk mba bro dan mas sista.. loh? Kebalik maaf :D. mas bro dan mba sista maksudnya.. untuk cara menghafal dan hal-hal lainya lanjutin pada episode ke dua ya. Insyaallah semoga Allah meridhai. Aamiin..  (inget itu baru langkah pertama untuk menjadi seorang Hafidz Qur’an loh).


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Jama’ah..??? oyy Jama’ah??? Alhamdu… Lillah :D. Barakaallahu fikum

Selasa, 03 Maret 2015

TOKO ONLINE BUKU-BUKU SEPUTAR KEHIDUPAN DALAM MANHAJ SALAF. :)

GALLERY PEMUDA SALAF (GPS)

Gallery Pemuda Salaf (GPS) MEMPERSEMBAHKAN...
Gallery Pemuda Salaf yang di singkat GPS ini dihadirkan untuk membantu antum sbg calon penghuni Surga yang ingin meraih keindahan dengan mempelajari berbagai aspek kehidupan mulai dari perkara ibadah, dagang, dll. grin emotikon
GPS membantu antum menemukan jalan menuju jannah-Nya ini menyediakan berbagai buku mengenai kehidupan yang patut kita pelajari sesuai dengan pedoman kehidupan terbaik kita yaitu kitabullah (Al-Qur'an) dan assunnah yang di kemas dan di jabarkan secara terperinci dan mudah di mengerti bagi kita yang masih awwam perihal agama. smile emotikon
GPS ini bukan hanya menyediakan buku-buku hebat saja loh smile emotikon, kami juga menyediakan berbarbagai barang seperti; siwak, madu di jamin asli, susu (ovaltine), kurma, minyak wangi tanpa alkohol,dll. Jadi memudahkan antum semua dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan smile emotikon
Bagi metode pemesanan dan pembayaran, kami menyediakan dengan 2 cara;
1. bagi yang ingin mentransfer melalui Bank, kami tersedia Bank Mandiri, BCA, BNI. Setelah pembayaran /transfer uang melalui bank selesai, silahkan antum fto bukti pengiriman uangnya. Dan kirim ke akun BBM, atau upload di IG (@salafgallery). Dan isi format ini
Nama :.......
Barang :.....
Alamat lengkap :.....
Resi Pengiriman :... (kosongkan saja)
Telah di transfer uang sebesar : Rp.... (yang telah diinfokan oleh GPS)
Melalui bank : ....
Pada tanggal :.....
Setelah pengisian format, tunggu barang yang akan dikirim melalui JNE dengan jarak waktu, max 3 hari.
Jadi sederhana prosedurnya :
1.1. Pembayaran melalui bank dengan harga yang telah disepakati (termasuk ongkir) dan foto tanda bukti pengiriman
1.2. Pengisian format (seperti yang tertera diatas)
1.3. Tunggu barang yang dikirim melalui JNE, dan dapatkan no resi pengirimannya
Catatan dimohon pembayarannya dengan uang pas, dan jika pembatalan setelah sudah pengiriman barang berlangsung dan terdapat resi pengirimannya , maka kami tidak bisa mengembalikan uang yang telah di transfer, jika barang tidak sampai pada tujuan dikarenakan salah memberi alamat. Maka kami tidak bertanggungjawab. Jika barang tidak sampai pada tujuan dikarenakan kesalahan kami maka uang akan kami kembalikan 100%.
2. Metode COD, kami penyediakan pembayaran di rumah pembeli bagi yang tinggal di daerah cileungsi, jonggol, bandargerbang, dan gunungputri dengan prosedur :
2.1. Pengisian format
Nama :.......
Barang :.....
Alamat lengkap :...
Harga barang : Rp.... (yang telah diinfokan oleh GPS)
Pada tanggal :.....
2.2. Tunggu pengiriman barang hingga sampai di rumah anda. Jarak waktu dari pemesanan maks 3 hari, smile emotikon dan barang di bayar di rumah antum

BAGI YANG INGIN MENCARI BUKU DENGAN JUDUL YANG DIINGINKAN, SILAHKAN HUBUNGI 
Kontak yang bisa di hubungi
BB : 51EC0691
WA : 081314223376
FB : Geraldy Adjie Pratama










 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates